Penggemar Blog

Senin, 14 Januari 2013

Hak Fakir Miskin

Hak fakir miskin diatur menurut UU 13/2011 tentang Penanganan Fakir Miskin. Apa pengertian fakir miskin menurut UU?

UUD 1945 Pasal 34 ayat (1) menyebutkan "Fakir miskin dan anak -­anak terlantar dipelihara oleh negara".
Dalam UU 13/2011 Pasal 1 ayat (1) dijelaskan, "Fakir  miskin  adalah  orang  yang  sama  sekali  tidak 
mempunyai  sumber  mata  pencaharian  dan/atau mempunyai  sumber  mata  pencaharian  tetapi  tidak mempunyai  kemampuan  memenuhi  kebutuhan  dasar yang  layak  bagi  kehidupan  dirinya  dan/atau keluarganya.

Kebutuhan dasar, menurut ayat (2) UU 13/2011, "Kebutuhan  dasar  adalah  kebutuhan  pangan, 
sandang,  perumahan,  kesehatan,  pendidikan, pekerjaan, dan/atau pelayanan sosial."

Hak Fakir Miskin (UU 13/2011 Pasal 3) 

Fakir miskin berhak: 
a.  memperoleh  kecukupan  pangan,  sandang,  dan perumahan; 
b.  memperoleh pelayanan kesehatan; 
c.  memperoleh  pendidikan  yang  dapat  meningkatkan martabatnya; 
d.  mendapatkan  perlindungan  sosial  dalam membangun,  mengembangkan,  dan  memberdayakan diri  dan  keluarganya  sesuai  dengan  karakter budayanya; 
e.  mendapatkan  pelayanan  sosial  melalui  jaminan sosial,  pemberdayaan  sosial,  dan  rehabilitasi  sosial dalam  membangun,  mengembangkan,  serta memberdayakan diri dan keluarganya; 
f.  memperoleh derajat kehidupan yang layak; 
g.  memperoleh lingkungan hidup yang sehat; 
h.  meningkatkan  kondisi  kesejahteraan  yang berkesinambungan; dan 
i.  memperoleh pekerjaan dan kesempatan berusaha.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar Anda adalah jalinan persaudaraan untuk meningkatkan blog. Terimakasih dan salam persaudaraan.